Jasa Pembuatan PT Perorangan Indonesia untuk UMKM
Ingin memiliki perusahaan berbadan hukum tetapi bisnis masih dijalankan sendiri?
Perseroan Perorangan atau PT Perorangan dapat menjadi salah satu pilihan bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil yang memenuhi ketentuan.
Berbeda dengan PT biasa yang pada umumnya melibatkan lebih dari satu pemegang saham, Perseroan Perorangan dapat didirikan oleh satu orang. Pemerintah memang menyediakan bentuk badan hukum ini untuk memberikan kemudahan bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil agar dapat memperoleh badan hukum dengan proses yang lebih sederhana. PP Nomor 8 Tahun 2021 sampai saat ini masih berstatus berlaku dan secara khusus mengatur Perseroan Perorangan yang didirikan oleh satu orang.
JasaLegal menyediakan jasa pembuatan PT Perorangan Indonesia untuk membantu pelaku usaha menyiapkan proses pendirian, menentukan kegiatan usaha, memahami KBLI, hingga menata kebutuhan perizinan usaha melalui OSS.
Layanan dapat digunakan oleh pelaku UMKM dari berbagai wilayah Indonesia.
Untuk konsultasi dan pengajuan, kunjungi JasaLegal.web.id.
Apa Itu PT Perorangan?
PT Perorangan adalah bentuk Perseroan yang dapat didirikan oleh satu orang dan diperuntukkan bagi usaha yang memenuhi kriteria Usaha Mikro dan Kecil.
Walaupun hanya mempunyai satu pendiri, Perseroan Perorangan tetap dapat memperoleh status badan hukum setelah proses pendaftaran dilakukan dan Sertifikat Pendaftaran diterbitkan.
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum menjelaskan bahwa status badan hukum Perseroan Perorangan diperoleh sejak diterbitkannya sertifikat pendaftaran melalui sistem AHU.
Bahkan AHU pada 2026 masih terus mendorong penggunaan Perseroan Perorangan dan menargetkan puluhan ribu pendaftaran baru sebagai bagian dari kemudahan berusaha bagi UMKM.
Artinya, PT Perorangan bukan sekadar istilah pemasaran atau jenis usaha informal.
Ini merupakan bentuk Perseroan yang memang diakui dalam sistem hukum Indonesia.
Siapa yang Bisa Membuat PT Perorangan?
Perseroan Perorangan ditujukan bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil.
Secara umum, calon pendiri perlu merupakan:
- Warga Negara Indonesia.
- Memiliki Nomor Induk Kependudukan atau NIK.
- Mendirikan Perseroan seorang diri.
- Memenuhi kriteria Usaha Mikro atau Kecil.
- Menjalankan kegiatan usaha yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
FAQ resmi AHU menyebutkan bahwa pendiri Perseroan Perorangan merupakan Warga Negara Indonesia yang memiliki NIK.
Karena itu, PT Perorangan bukan bentuk badan hukum yang ditujukan untuk struktur perusahaan dengan banyak pemegang saham.
Jika sejak awal perusahaan akan dimiliki oleh dua orang atau lebih, PT biasa umumnya lebih relevan.
PT Perorangan Khusus untuk Usaha Mikro dan Kecil
Salah satu syarat penting adalah usaha harus masuk dalam kategori Usaha Mikro atau Usaha Kecil.
Berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 2021, untuk kepentingan pendirian atau pendaftaran usaha, kriteria modal usaha antara lain:
Usaha Mikro: modal usaha sampai dengan Rp1 miliar.
Usaha Kecil: modal usaha lebih dari Rp1 miliar sampai dengan Rp5 miliar.
Nilai tersebut tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
Dengan demikian, PT Perorangan terutama cocok bagi:
- Pengusaha pemula.
- Freelancer yang mulai membangun badan usaha.
- Pemilik toko.
- Pemilik bisnis online.
- Pelaku UMKM.
- Konsultan.
- Agency.
- Developer.
- Pengusaha kuliner.
- Pedagang.
- Penyedia jasa.
- Bisnis keluarga yang sementara dimiliki satu orang.
- Pelaku usaha lainnya yang memenuhi kriteria.
Apakah PT Perorangan Berbadan Hukum?
Ya.
Ini salah satu kelebihan penting Perseroan Perorangan.
Walaupun hanya didirikan oleh satu orang, statusnya berbeda dengan usaha perorangan biasa.
Setelah Perseroan Perorangan berhasil didaftarkan dan memperoleh sertifikat dari Kementerian Hukum, Perseroan tersebut tercatat sebagai badan hukum.
Contoh sertifikat resmi AHU tahun 2026 secara eksplisit menyatakan Perseroan Perorangan yang telah terdaftar “sebagai badan hukum dan tercatat dalam pangkalan data Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum.”
Karena itu, PT Perorangan dapat menjadi pilihan menarik bagi pengusaha tunggal yang ingin meningkatkan status bisnis menjadi badan hukum.
Apakah PT Perorangan Harus Menggunakan Notaris?
Salah satu perbedaan penting antara PT Perorangan dan PT biasa adalah proses pendiriannya.
Untuk mendirikan Perseroan Perorangan, pada dasarnya tidak menggunakan Akta Pendirian Notaris seperti PT biasa.
AHU menjelaskan bahwa pendirian Perseroan Perorangan dilakukan secara elektronik menggunakan Pernyataan Pendirian, bukan menggunakan Akta Notaris.
Hal ini membuat proses pendirian menjadi lebih sederhana.
Namun sederhana bukan berarti pengisian data dapat dilakukan sembarangan.
Calon pendiri tetap harus menentukan dengan benar:
- Nama perusahaan.
- Kedudukan.
- Kegiatan usaha.
- KBLI.
- Modal.
- Identitas pendiri.
- Maksud dan tujuan.
- Data perusahaan lainnya.
Kesalahan pada tahap awal dapat menimbulkan kebutuhan perubahan di kemudian hari.
Apa Itu Pernyataan Pendirian PT Perorangan?
Karena tidak menggunakan akta pendirian notaris, PT Perorangan menggunakan dokumen yang disebut Pernyataan Pendirian.
Pernyataan tersebut memuat informasi penting mengenai Perseroan.
Secara umum informasi yang perlu dipersiapkan dapat meliputi:
- Nama Perseroan.
- Tempat kedudukan.
- Jangka waktu.
- Maksud dan tujuan.
- Kegiatan usaha.
- Modal dasar.
- Modal ditempatkan.
- Modal disetor.
- Identitas pendiri.
- Informasi kepemilikan.
- Data lainnya sesuai sistem.
Data tersebut kemudian didaftarkan melalui layanan Perseroan Perorangan pada AHU.
Pada 2026, AHU juga telah melakukan peralihan layanan pendaftaran akun Perseroan Perorangan ke ekosistem layanan AHU yang lebih baru.
Jasa Pembuatan PT Perorangan dan NIB
Setelah Perseroan Perorangan berhasil memperoleh status badan hukum, perusahaan juga perlu memperhatikan perizinan berusaha.
Salah satu dokumen utama adalah:
Nomor Induk Berusaha atau NIB.
OSS menjelaskan NIB sebagai identitas resmi bagi pelaku usaha untuk memulai atau menjalankan usaha di Indonesia.
Karena itu, secara sederhana proses legalitas dapat digambarkan sebagai:
Pendirian Perseroan Perorangan → Sertifikat Badan Hukum → Pengurusan NIB → Perizinan sesuai KBLI dan tingkat risiko
Melalui JasaLegal, kebutuhan pendirian PT Perorangan sekaligus kebutuhan NIB dan OSS dapat dikonsultasikan dalam satu proses.
Apa Itu NIB PT Perorangan?
NIB adalah identitas pelaku usaha yang diterbitkan melalui sistem Online Single Submission (OSS).
Di dalam proses OSS, kegiatan perusahaan akan disesuaikan dengan:
- KBLI.
- Lokasi usaha.
- Skala usaha.
- Tingkat risiko.
- Data investasi.
- Produk atau jasa.
- Persyaratan perizinan.
Karena itu, setelah Perseroan Perorangan terbentuk, langkah berikutnya bukan hanya memperoleh nomor NIB.
Pemilik juga harus memastikan kegiatan yang didaftarkan sesuai dengan bisnis sebenarnya.
Pentingnya KBLI untuk PT Perorangan
KBLI atau Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia digunakan untuk mengidentifikasi kegiatan ekonomi perusahaan.
Contohnya seseorang mendirikan PT Perorangan untuk menjalankan:
- Jasa pembuatan website.
- Digital marketing.
- Penjualan komputer.
- Konsultasi IT.
Keempat kegiatan tersebut belum tentu menggunakan satu KBLI yang sama.
Karena itu, sebelum perusahaan didirikan sebaiknya jelaskan:
Apa produk yang dijual?
Apa jasa yang diberikan?
Bagaimana bisnis memperoleh pendapatan?
Siapa pelanggan perusahaan?
Apa kegiatan utama perusahaan?
Dari informasi tersebut, kegiatan usaha dapat dipetakan dengan lebih tepat.
OSS saat ini juga sudah menyediakan informasi KBLI 2025, sehingga penentuan kegiatan usaha perlu mengikuti sistem klasifikasi yang berlaku saat proses perizinan dilakukan.
Apakah PT Perorangan Bisa Memiliki Banyak KBLI?
Perseroan Perorangan dapat mempunyai lebih dari satu kegiatan usaha apabila memang menjalankan beberapa aktivitas yang berbeda.
Contohnya:
Kegiatan utama: jasa pengembangan software.
Kegiatan tambahan: konsultasi teknologi informasi.
Namun jangan memasukkan terlalu banyak KBLI hanya untuk berjaga-jaga.
Setiap KBLI dapat mempunyai:
- Tingkat risiko berbeda.
- Sertifikat Standar berbeda.
- Izin berbeda.
- Persyaratan lingkungan berbeda.
- Ketentuan sektoral berbeda.
Lebih baik menggunakan KBLI yang benar-benar sesuai dengan bisnis.
Tingkat Risiko Usaha PT Perorangan
OSS menggunakan sistem Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.
Saat ini kegiatan usaha dibagi menjadi empat tingkat risiko:
Risiko Rendah
Untuk kegiatan dengan risiko rendah, kebutuhan perizinannya relatif lebih sederhana.
Risiko Menengah Rendah
Kegiatan dapat membutuhkan NIB serta Sertifikat Standar sesuai ketentuan.
Risiko Menengah Tinggi
Dapat terdapat persyaratan dan proses verifikasi tertentu sebelum kegiatan dapat dijalankan sepenuhnya.
Risiko Tinggi
Kegiatan dengan risiko tinggi dapat membutuhkan izin dan persyaratan tambahan.
OSS menegaskan bahwa empat tingkat risiko tersebut menentukan izin dan kewajiban yang perlu dipenuhi oleh pelaku usaha.
Karena itu:
PT Perorangan + NIB tidak selalu berarti semua izin usaha otomatis selesai.
Kebutuhan berikutnya bergantung pada KBLI.
Keuntungan Membuat PT Perorangan
PT Perorangan menawarkan beberapa kelebihan bagi pengusaha tunggal.
Bisa Didirikan Satu Orang
Tidak harus mencari partner hanya untuk memenuhi struktur pendirian perusahaan.
Ini sangat cocok bagi pengusaha yang memang memiliki dan menjalankan bisnis sendiri.
Memiliki Status Badan Hukum
Setelah memperoleh sertifikat pendaftaran, Perseroan Perorangan memiliki status badan hukum.
Proses Pendirian Lebih Sederhana
Pendirian menggunakan Pernyataan Pendirian secara elektronik dan tidak menggunakan akta notaris sebagaimana PT biasa.
Cocok untuk UMKM
Bentuk ini memang disediakan bagi usaha yang memenuhi kriteria Usaha Mikro dan Kecil.
Lebih Profesional
Menggunakan badan hukum dapat membantu bisnis membangun identitas yang lebih profesional dibandingkan hanya menggunakan nama pribadi.
Dapat Dikembangkan
Jika perusahaan berkembang dan struktur kepemilikannya berubah, Perseroan dapat melakukan penyesuaian bentuk sesuai ketentuan.
Perbedaan PT Perorangan dan Usaha Perorangan Biasa
Keduanya sering dianggap sama, padahal berbeda.
Usaha Perorangan
Usaha dijalankan langsung oleh individu menggunakan identitas pribadi.
Tidak terdapat entitas Perseroan yang terpisah seperti badan hukum PT.
PT Perorangan
Perseroan didaftarkan dan memperoleh status sebagai badan hukum.
Memiliki:
- Nama Perseroan.
- Sertifikat pendaftaran.
- Data badan hukum.
- Struktur administrasi Perseroan.
- Kewajiban perusahaan.
- NIB dan perizinan sesuai kegiatan.
Karena itu, PT Perorangan cocok bagi pengusaha individu yang ingin membawa bisnisnya ke struktur yang lebih formal.
Perbedaan PT Perorangan dan PT Biasa
Ini bagian yang sangat penting sebelum memilih bentuk perusahaan.
| Aspek | PT Perorangan | PT Biasa |
|---|---|---|
| Pendiri | 1 orang | Umumnya 2 orang atau lebih |
| Target | Usaha Mikro & Kecil | Lebih fleksibel |
| Pemegang saham | 1 | Dapat lebih dari 1 |
| Akta pendirian notaris | Tidak | Ya |
| Dokumen awal | Pernyataan Pendirian | Akta Pendirian |
| Status | Badan hukum | Badan hukum |
| Struktur | Lebih sederhana | Direksi, komisaris, pemegang saham |
| Investor | Terbatas untuk struktur satu pemilik | Lebih cocok untuk banyak investor |
Jika Anda menjalankan bisnis sendirian dan masih masuk kategori UMK, PT Perorangan dapat menjadi pilihan yang efisien.
Namun jika bisnis sudah memiliki partner atau akan segera menerima investor, PT biasa biasanya lebih tepat sejak awal.
PT Perorangan atau CV?
Selain PT Perorangan, UMKM sering mempertimbangkan CV.
Perbedaannya cukup mendasar.
PT Perorangan
- Dapat didirikan 1 orang.
- Berstatus badan hukum.
- Ditujukan untuk UMK.
- Menggunakan struktur Perseroan.
CV
- Berbentuk persekutuan.
- Melibatkan sekutu.
- Bukan badan hukum seperti PT.
- Memiliki sekutu aktif dan sekutu komanditer.
Jika usaha benar-benar dimiliki satu orang, PT Perorangan dapat lebih relevan daripada membuat CV hanya untuk mendapatkan badan usaha.
Namun bentuk terbaik tetap bergantung pada model bisnis dan rencana jangka panjang.
PT Perorangan atau PT Biasa, Mana yang Lebih Baik?
Pilih PT Perorangan apabila:
- Usaha dimiliki sendiri.
- Belum mempunyai partner.
- Memenuhi kriteria UMK.
- Belum membutuhkan investor dengan struktur saham banyak.
- Menginginkan badan hukum yang lebih sederhana.
Pertimbangkan PT biasa apabila:
- Ada dua pemilik atau lebih.
- Akan menerima investor.
- Membutuhkan pembagian saham.
- Bisnis diproyeksikan berkembang besar.
- Membutuhkan struktur direksi dan komisaris yang lebih lengkap.
Jangan memilih hanya berdasarkan proses mana yang paling murah atau paling cepat.
Pertimbangkan struktur perusahaan beberapa tahun ke depan.
Syarat Pembuatan PT Perorangan
Secara umum calon pendiri perlu mempersiapkan informasi seperti:
- KTP/NIK.
- Identitas pendiri.
- Email aktif.
- Nomor telepon aktif.
- Nama Perseroan.
- Alternatif nama perusahaan.
- Alamat/kedudukan.
- Bidang usaha.
- KBLI.
- Informasi modal.
- Maksud dan tujuan.
- Informasi kegiatan.
- Data lain yang dibutuhkan dalam sistem.
Persyaratan dapat menyesuaikan kondisi pengajuan.
Jika Anda belum mengetahui KBLI atau struktur modal yang perlu digunakan, konsultasikan terlebih dahulu dengan JasaLegal.
Cara Memilih Nama PT Perorangan
Nama perusahaan menjadi identitas bisnis jangka panjang.
Sebaiknya pilih nama yang:
- Profesional.
- Mudah diingat.
- Tidak terlalu panjang.
- Tidak membatasi perkembangan bisnis.
- Memenuhi ketentuan penamaan.
- Tidak sama dengan nama Perseroan lain yang tidak dapat digunakan.
Siapkan beberapa alternatif.
Contohnya:
Pilihan 1:
PT Digital Kreatif Indonesia
Pilihan 2:
PT Kreasi Teknologi Nusantara
Pilihan 3:
PT Solusi Digital Mandiri
Nama tersebut hanya contoh dan ketersediaannya tetap perlu diperiksa.
Modal PT Perorangan
Besaran modal Perseroan perlu disesuaikan dengan kondisi bisnis.
Untuk Perseroan, modal dasar pada prinsipnya ditentukan berdasarkan keputusan pendiri sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun karena Perseroan Perorangan khusus bagi Usaha Mikro dan Kecil, perusahaan tetap harus memenuhi batas kriteria UMK.
Karena itu, jangan menentukan angka modal hanya agar perusahaan terlihat besar.
Pertimbangkan:
- Modal usaha sebenarnya.
- Peralatan.
- Persediaan.
- Kebutuhan operasional.
- Investasi.
- Skala bisnis.
- Rencana pengembangan.
Data sebaiknya mencerminkan kondisi usaha yang realistis.
Proses Jasa Pembuatan PT Perorangan di JasaLegal
Secara umum proses pendampingan dapat dilakukan melalui beberapa tahap.
1. Konsultasi Kebutuhan Bisnis
Sampaikan bisnis yang sedang atau akan dijalankan.
Misalnya:
- Online shop.
- Konsultan.
- Digital agency.
- Developer.
- Kuliner.
- Perdagangan.
- Jasa profesional.
- Supplier.
Dari informasi tersebut dapat diperiksa apakah PT Perorangan cocok digunakan.
2. Pemeriksaan Kriteria
Kondisi usaha diperiksa untuk memastikan model Perseroan Perorangan sesuai dengan kebutuhan calon pendiri.
3. Menentukan Nama Perusahaan
Calon pendiri menyiapkan alternatif nama Perseroan.
4. Menentukan Kegiatan dan KBLI
Jenis bisnis dipetakan agar kegiatan perusahaan sesuai dengan KBLI yang akan digunakan.
5. Persiapan Pernyataan Pendirian
Data perusahaan dipersiapkan untuk proses pendaftaran secara elektronik.
6. Pendaftaran Perseroan Perorangan
Pendirian diproses melalui sistem layanan AHU.
AHU pada 2026 masih menyediakan secara aktif layanan:
- Pendirian.
- Perubahan.
- Pembubaran.
- Perbaikan data.
- Informasi
untuk Perseroan Perorangan.
7. Sertifikat Pendaftaran
Setelah proses pendirian berhasil, Perseroan memperoleh Sertifikat Pendaftaran dan status badan hukum.
8. Pengurusan NIB
Selanjutnya kebutuhan perizinan dapat dilanjutkan melalui OSS.
9. Pemeriksaan KBLI dan Risiko
Kegiatan perusahaan diperiksa berdasarkan tingkat risikonya agar diketahui apakah membutuhkan perizinan tambahan.
10. Penyerahan Dokumen
Dokumen yang selesai diberikan kepada pelanggan.
Apakah Pembuatan PT Perorangan Bisa Online?
Ya.
Salah satu karakter layanan Perseroan Perorangan adalah proses administrasinya memang berbasis elektronik.
AHU menyediakan pendaftaran dan berbagai transaksi Perseroan Perorangan secara online.
Karena itu, konsultasi dan pengumpulan data melalui JasaLegal juga dapat dilakukan secara online.
Layanan dapat digunakan oleh pelaku usaha dari berbagai daerah di Indonesia.
Berapa Lama Pembuatan PT Perorangan?
Durasi dapat dipengaruhi oleh:
- Kelengkapan identitas.
- Nama perusahaan.
- Data usaha.
- KBLI.
- Kondisi sistem AHU.
- Kondisi OSS.
- Kesalahan data.
- Kebutuhan perizinan tambahan.
Proses pendaftaran badan hukumnya relatif sederhana ketika seluruh data sudah siap.
Namun perlu dibedakan antara:
sertifikat badan hukum PT Perorangan
dengan
seluruh legalitas usaha selesai.
Setelah badan hukum terbentuk, NIB dan perizinan berdasarkan KBLI tetap perlu diperhatikan.
Apakah PT Perorangan Punya Direktur?
Karena hanya mempunyai satu pendiri sekaligus pemegang saham, struktur Perseroan Perorangan jauh lebih sederhana daripada PT biasa.
Pemilik Perseroan Perorangan menjalankan peran dalam struktur perusahaan sesuai data yang didaftarkan.
Tidak ada kebutuhan mencari partner hanya untuk mengisi struktur pemegang saham.
Hal ini menjadi salah satu keunggulan bentuk Perseroan bagi pengusaha tunggal.
Apakah PT Perorangan Bisa Punya Karyawan?
Bisa.
Status “perorangan” merujuk pada jumlah pendiri/pemegang saham, bukan berarti perusahaan hanya boleh mempunyai satu orang yang bekerja.
PT Perorangan tetap dapat menjalankan bisnis dan mempekerjakan tenaga kerja sesuai kebutuhan serta ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.
Misalnya pemilik sendiri sebagai pendiri tetapi bisnis mempunyai:
- Admin.
- Sales.
- Developer.
- Kurir.
- Staff operasional.
Hal tersebut tidak otomatis membuat perusahaan kehilangan status Perseroan Perorangan.
Apakah PT Perorangan Bisa Membuka Rekening Perusahaan?
Setelah memiliki legalitas yang diperlukan, perusahaan dapat mengajukan rekening atas nama badan sesuai kebijakan masing-masing bank.
Bank biasanya dapat meminta dokumen seperti:
- Sertifikat Perseroan.
- NIB.
- NPWP.
- Identitas pemilik.
- Dokumen pendukung.
Persyaratan bank dapat berbeda.
Apakah PT Perorangan Bisa Mengikuti Tender?
Kemungkinan mengikuti tender bergantung pada persyaratan tender.
Penyelenggara dapat menetapkan ketentuan seperti:
- Bentuk badan hukum.
- KBLI.
- Perizinan.
- Pengalaman.
- Modal.
- Sertifikasi.
- Kualifikasi usaha.
Karena itu, jika PT dibuat khusus untuk kebutuhan tender, periksa terlebih dahulu dokumen tender sebelum menentukan struktur perusahaan dan KBLI.
Apakah PT Perorangan Bisa Menerima Investor?
PT Perorangan hanya memiliki satu pemegang saham.
Jika kemudian terdapat investor yang akan memperoleh kepemilikan saham sehingga pemegang saham menjadi lebih dari satu orang, struktur Perseroan perlu disesuaikan menjadi Perseroan dengan struktur kepemilikan yang sesuai.
Ini penting jika bisnis sejak awal sudah mempunyai rencana:
6 bulan lagi fundraising → investor masuk → saham dibagi.
Dalam kondisi seperti ini, mendirikan PT biasa sejak awal mungkin lebih praktis.
Kapan PT Perorangan Harus Berubah Menjadi PT Biasa?
Perseroan Perorangan diperuntukkan bagi satu pemegang saham yang memenuhi kriteria UMK.
Apabila perusahaan berkembang sehingga:
- Pemegang saham menjadi lebih dari satu orang; atau
- Perseroan tidak lagi memenuhi kriteria Usaha Mikro dan Kecil,
status dan struktur Perseroan perlu disesuaikan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
PP Nomor 8 Tahun 2021 memang mengatur mekanisme pengubahan status Perseroan Perorangan ketika kondisi Perseroan sudah tidak memenuhi karakteristik tersebut.
Karena itu, PT Perorangan tidak membuat bisnis “terkunci” menjadi usaha kecil selamanya.
Ketika usaha berkembang, bentuk perusahaan juga dapat berkembang.
PT Perorangan Wajib Membuat Laporan Keuangan
Ini adalah hal yang sering dilupakan.
Memiliki PT Perorangan bukan berarti setelah mendapatkan sertifikat badan hukum kemudian tidak mempunyai kewajiban administratif.
Perseroan Perorangan mempunyai kewajiban menyampaikan laporan keuangan kepada Menteri secara elektronik.
Ketentuan yang berlaku mengatur laporan tersebut disampaikan paling lama 6 bulan setelah akhir periode akuntansi berjalan dan memuat antara lain:
- Laporan posisi keuangan.
- Laporan laba rugi.
- Catatan atas laporan keuangan tahun berjalan.
Kelalaian menyampaikan laporan dapat dikenai sanksi administratif.
Karena itu, pemilik PT Perorangan sebaiknya menata pembukuan sejak bisnis mulai beroperasi.
Apakah PT Perorangan Harus Membayar Pajak?
PT Perorangan merupakan badan hukum sehingga tetap perlu memperhatikan kewajiban perpajakan.
Besarnya pajak tidak dapat disamaratakan karena bergantung pada:
- Jenis usaha.
- Omzet.
- Penghasilan.
- Status perpajakan.
- Fasilitas yang berlaku.
- Transaksi.
- Kondisi perusahaan.
Karena itu, memiliki PT bukan berarti otomatis membayar nominal pajak tertentu setiap bulan.
Yang penting adalah administrasi perusahaan dan pencatatan keuangan ditata dengan baik.
Jasa Pembuatan PT Perorangan untuk Bisnis Online
PT Perorangan sangat relevan bagi banyak pemilik bisnis digital.
Contohnya:
- Online shop.
- Seller marketplace.
- Web developer.
- Designer.
- Content creator.
- Digital agency.
- Konsultan.
- Software developer.
- Affiliate marketer.
- Freelancer.
- Penyedia jasa online.
Seorang freelancer yang sebelumnya menerima pembayaran atas nama pribadi, misalnya, dapat mempertimbangkan badan hukum ketika mulai:
- Mendapat klien perusahaan.
- Membutuhkan invoice perusahaan.
- Merekrut karyawan.
- Membuka rekening bisnis.
- Mengikuti pengadaan.
- Membangun brand jangka panjang.
Jasa PT Perorangan untuk UMKM
Pelaku UMKM yang sudah memiliki bisnis berjalan juga dapat mempertimbangkan bentuk PT Perorangan.
Contohnya:
- Pemilik toko.
- Pengusaha makanan.
- Laundry.
- Percetakan.
- Bengkel.
- Supplier.
- Distributor.
- Konveksi.
- Toko bangunan.
- Bisnis jasa.
- Usaha kreatif.
Namun bidang tertentu mungkin memiliki perizinan tambahan.
Karena itu, selain badan hukum perlu diperiksa pula KBLI serta OSS.
Jasa Pembuatan PT Perorangan untuk Seluruh Indonesia
JasaLegal menyediakan layanan untuk pelaku UMKM dari berbagai wilayah, termasuk:
Jakarta, Bandung, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Batam, Bandar Lampung, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Makassar, Manado, Denpasar serta berbagai wilayah lainnya.
Karena proses administrasi dapat dilakukan secara elektronik, lokasi bukan menjadi hambatan utama.
Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari Saat Membuat PT Perorangan
Memilih PT Perorangan Padahal Ada Dua Pemilik
Jika bisnis sebenarnya dimiliki bersama, jangan memaksakan penggunaan PT Perorangan hanya karena prosesnya lebih sederhana.
Salah Menentukan KBLI
KBLI harus mencerminkan kegiatan yang benar-benar dilakukan perusahaan.
Mengisi Modal Tidak Realistis
Gunakan data yang sesuai dengan skala usaha.
Memasukkan Terlalu Banyak KBLI
Lebih banyak KBLI tidak selalu lebih baik.
Menganggap Sertifikat PT Sama dengan Semua Izin
Badan hukum dan izin usaha merupakan dua hal berbeda.
Tidak Mengurus NIB
Setelah perusahaan terbentuk, kebutuhan OSS perlu diperhatikan.
Tidak Menyimpan Dokumen Perusahaan
Simpan dengan baik:
- Sertifikat pendaftaran.
- Pernyataan pendirian.
- NIB.
- NPWP.
- Dokumen izin.
- Data akun AHU dan OSS.
Melupakan Laporan Keuangan
Perseroan Perorangan memiliki kewajiban menyampaikan laporan keuangan sesuai ketentuan.
Menunggu Investor Masuk Baru Memikirkan Struktur
Jika sejak awal diketahui perusahaan akan dimiliki beberapa pihak, pertimbangkan PT biasa.
Mengapa Menggunakan Jasa Pembuatan PT Perorangan?
Pendaftaran sebenarnya dapat dilakukan sendiri secara elektronik.
Namun layanan pendampingan dapat membantu apabila Anda:
- Belum memahami Perseroan Perorangan.
- Bingung memilih PT Perorangan atau PT biasa.
- Tidak mengetahui KBLI.
- Tidak memahami AHU.
- Tidak memahami OSS.
- Membutuhkan PT sekaligus NIB.
- Tidak ingin salah mengisi data perusahaan.
- Tidak mempunyai waktu mengurus administrasi.
- Membutuhkan arahan mengenai dokumen yang harus disiapkan.
JasaLegal membantu menyederhanakan proses tersebut.
Pertanyaan Seputar PT Perorangan
Apakah PT Perorangan resmi?
Ya. Perseroan Perorangan diatur dalam PP Nomor 8 Tahun 2021 dan layanan resminya masih aktif di AHU pada 2026.
Apakah PT Perorangan merupakan badan hukum?
Ya. Status badan hukum diperoleh setelah Sertifikat Pendaftaran diterbitkan melalui sistem AHU.
Berapa orang untuk membuat PT Perorangan?
Satu orang.
Apakah PT Perorangan membutuhkan partner?
Tidak. Justru bentuk ini dirancang agar dapat didirikan oleh satu orang yang memenuhi ketentuan.
Apakah PT Perorangan membutuhkan notaris?
Pendirian Perseroan Perorangan menggunakan Pernyataan Pendirian secara elektronik dan tidak menggunakan akta pendirian notaris seperti PT biasa.
Apakah PT Perorangan bisa punya NIB?
Bisa. Setelah Perseroan terbentuk, kebutuhan perizinan usaha dapat diproses melalui OSS untuk memperoleh NIB sesuai kegiatan yang dijalankan.
Apakah PT Perorangan bisa mempunyai banyak karyawan?
Bisa. Satu orang merujuk pada struktur pendiri/pemegang saham, bukan jumlah pekerja perusahaan.
Apakah PT Perorangan bisa memiliki beberapa KBLI?
Bisa apabila memang menjalankan beberapa kegiatan usaha yang sesuai.
Apakah PT Perorangan bisa punya rekening perusahaan?
Dapat mengajukan rekening atas nama badan sesuai persyaratan bank.
Apakah PT Perorangan bisa berubah menjadi PT biasa?
Bisa dilakukan penyesuaian struktur apabila jumlah pemegang saham bertambah atau kondisi Perseroan tidak lagi memenuhi kriteria yang berlaku.
Apakah PT Perorangan wajib laporan keuangan?
Ya. Terdapat kewajiban penyampaian laporan keuangan secara elektronik sesuai ketentuan Perseroan Perorangan.
PT Perorangan atau CV lebih bagus?
Untuk usaha yang benar-benar dimiliki satu orang dan memenuhi kriteria UMK, PT Perorangan memiliki kelebihan karena berstatus badan hukum. CV lebih cocok untuk bentuk persekutuan dengan sekutu.
Saya belum tahu KBLI usaha saya, apakah bisa dibantu?
Bisa. Jelaskan produk, jasa dan bagaimana kegiatan bisnis Anda berjalan agar kebutuhan KBLI dapat dipetakan.
Layanan Legalitas Lain dari JasaLegal
Selain jasa pembuatan PT Perorangan, JasaLegal juga menyediakan:
- Jasa Pembuatan NIB
- Jasa Pembuatan PT + NIB
- Jasa Pembuatan CV + NIB
- Jasa Pembuatan Yayasan
- Jasa Pembuatan NPWP
- Jasa Pembuatan Koperasi
- Jasa Pembuatan Perkumpulan
- Jasa Perubahan PT
- Jasa Perubahan CV
- Jasa Pendaftaran PSE
Dengan demikian, kebutuhan legalitas usaha dapat dikonsultasikan melalui satu layanan.
Jasa Pendirian PT Perorangan Indonesia
PT Perorangan memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memiliki badan hukum tanpa harus mencari partner hanya untuk mendirikan perusahaan.
Namun pendirian yang baik tetap membutuhkan perencanaan.
Perhatikan sejak awal:
nama perusahaan → kegiatan usaha → KBLI → modal → alamat → Pernyataan Pendirian → Sertifikat badan hukum → NIB → perizinan → laporan keuangan.
Dengan persiapan yang tepat, PT Perorangan dapat menjadi fondasi bagi bisnis yang ingin berkembang secara lebih profesional.
Buat PT Perorangan Bersama JasaLegal
Sedang menjalankan usaha sendiri dan ingin memiliki perusahaan berbadan hukum?
JasaLegal siap membantu proses pembuatan PT Perorangan di Indonesia, mulai dari pengecekan kebutuhan, persiapan data, pendirian badan hukum hingga kebutuhan NIB dan OSS.
Tidak perlu bingung menentukan KBLI atau memahami proses AHU sendiri.
Konsultasikan Pembuatan PT Perorangan Sekarang
Kunjungi JasaLegal.web.id untuk konsultasi dan pengajuan Jasa Pembuatan PT Perorangan Indonesia.
JasaLegal — Solusi Legalitas Usaha Lebih Mudah.